SELAMAT DATANG KE BLOGSPOT CUEPACS

*** KUNJUNGILAH BLOGSPOT INI UNTUK MENDAPAT MAKLUMAT TERKINI*** CUEPACS DI HATI KU***Tema Hari Pekerja CUEPACS 2023 : PEKERJA BERINTIGRITI TUNJANG NEGARA MADANI*** SAMBUTAN HARI PEKERJA 1 MEI 2023

10 Disember 2013

RASA TERHINA TAK MAMPU BELI RUMAH SENDIRI

Utusan Malaysia
10/12/2013


BARU-BARU ini Institut Kefahaman Islam (IKIM) telah mengadakan satu Muzakarah Pakar bertajuk: “Harga Rumah Melambung: Isu dan Penyelesaian" khas bagi membincangkan isu kenaikan harga rumah yang dikatakan tidak munasabah. Isu ini sudah menjadi isu nasional; yakni isu negara yang menyentuh keseluruhan masyarakat. Harga rumah yang tinggi pada hari ini memang telah banyak diperkatakan. Kongres Kesatuan Sekerja Dalam Perkhidmatan Awam (CUEPACS) misalnya telah tampil ke hadapan dengan satu kajian yang mendapati 60 peratus kakitangan awam yang berpendapatan bawah RM3,000 sebulan tidak mampu memiliki rumah sendiri. Hakikatnya, harga rumah yang tinggi menyukarkan kebanyakan orang untuk membeli sebuah rumah yang merupakan keperluan asas.

Pada hari ini kita dapati rata-rata golongan belia terutama yang baru memasuki alam pekerjaan tidak berpeluang untuk memiliki rumah sendiri kerana harga rumah yang meningkat saban waktu. Pendapatan permulaan mereka selalunya hanya sekadar cukup untuk membiayai kos sara hidup seorang diri dan membayar semula pinjaman pendidikan.Keadaan akan menjadi bertambah parah apabila mereka mula berkeluarga dengan kos sara hidup yang tinggi maka bertambah jauhlah harapan untuk memiliki kediaman sendiri. Adakah kita ingin melihat ramai warga kita yang duduk di bawah jambatan kerana mereka tidak mampu membeli sebuah rumah? Atau adakah kita ingin melihat warga muda kita menyewa rumah sepanjang hayat mereka?

Perkara ini boleh juga dikaitkan dengan kebahagiaan mental seseorang itu. Adakah seseorang itu boleh dianggap bahagia jika terpaksa duduk di bawah jambatan bersama keluarga kerana tidak mampu untuk memiliki sebuah rumah. Apa akan jadi kepada sebuah negara jika ramai rakyatnya tidak bahagia dalam menjalani kehidupan. Pastinya produktiviti akan berkurangan, negara juga tidak dapat membangun seperti yang sepatutnya.Justeru isu ini menyentuh psikologi manusia serta kepentingan nasional untuk jangka pendek dan jangka panjang. Ada yang mengatakan masalah harga rumah tinggi yang kita hadapi sekarang berpunca daripada kita yang tidak menguruskan perkara ini dengan betul dari dulu lagi. 

Oleh yang demikian kita harus memperbetulkan keadaan ini dari sekarang agar anak cucu kita tidak perlu lagi menghadapi serta membincangkan masalah yang sama di masa hadapan. Masih belum terlambat untuk kita mengambil langkah-langkah yang sepatutnya agar sejarah tidak akan berulang lagi di masa hadapan. Kita dapati peranan kerajaan adalah sangat penting untuk memantau perkembangan pasaran rumah. Mengambil contoh di Australia, pembeli pertama diberikan subsidi antara AU$5,000 hingga AU$7,000 untuk rumah pertama.
Kita tidak menafikan kerajaan berusaha untuk menangani masalah harga rumah ini seperti melaksanakan Projek Perumahan Rakyat 1Malaysia (PR1MA) yang membina rumah mampu milik terutama kepada golongan belia yang baru memasuki alam pekerjaan. 

Industri perumahan negara begitu rumit kerana ia melibatkan banyak pihak. Kita tidak boleh menuding jari menyalahkan satu pihak sahaja kerana ia adalah tidak adil. Semua pihak harus memainkan peranan agar masalah ini dapat diatasi. Jika puncanya adalah rasuah, maka kita harus terapkan nilai-nilai murni kepada rakyat Malaysia agar tidak berlaku penganiayaan kepada pembeli rumah.Bagi yang beragama Islam pula, sudah tersedia ada nilai-nilai agama yang perlu diamalkan dan bukan hanya disebut di bibir sahaja. Memang senang untuk memetik ayat-ayat al-Quran serta hadis-hadis Nabi, tetapi apa yang lebih penting adalah setakat mana ia diamalkan. 

Jika suapan RM20,000 sudah terbentang di depan mata, mungkinkah segala nilai agama yang sering digembar-gemburkan itu akan melayang begitu sahaja. Maka apa yang tinggal hanyalah kata-kata retorik yang tidak memberi apa-apa makna pun.Jika umat Islam mengamalkan nilai-nilai agama sepenuhnya, mungkin banyak masalah di negara ini akan dapat diselesaikan, termasuklah isu perumahan ini. Kita dapati agama Islam sentiasa mementingkan keadilan sosial serta perseimbangan ekonomi di antara anggota masyarakat. 

Ini adalah supaya setiap individu dapat menikmati taraf hidup yang sempurna sejajar dengan manusia sebagai khalifah di muka bumi ini. Bahkan memenuhi keperluan asasi hidup manusia merupakan sebahagian daripada maqasid syariah. Di dalam Surah al-Hasyr: 7, Allah SWT telah berfirman yang bermaksud: “Supaya harta itu jangan beredar di antara orang-orang kaya sahaja di kalangan kamu". Ayat ini menerangkan bahawa tidak harus harta kekayaan itu hanya berlegar dalam satu bilangan kecil tanpa kelompok yang lain. 

Apatah lagi jika kekayaan tersebut menghindarkan orang lain daripada memenuhi keperluan asasi hidup mereka seperti memiliki sebuah rumah yang selesa. Keadaan yang tidak adil dan seimbang ini akan terus menerus menindas dan menzalimi mereka yang berpendapatan rendah dan sederhana untuk memiliki sebuah rumah.Bahkan lebih malang lagi apabila sebahagian besar rakyat akan rasa terhina apabila tidak mampu untuk membeli rumah di negara sendiri dan hanya melihat rumah-rumah tersebut dimiliki oleh golongan yang tidak sepatutnya.PENULIS ialah Pegawai Penyelidik Pusat Kajian Syariah, Undang-undang dan Politik, IKIM.

203 ulasan:

«Lebih lama   ‹Lebih lama   201 – 203 daripada 203
SRI HERYANI berkata...

Halo semuanya, saya ingin segera menggunakan media ini untuk membagikan kesaksian saya tentang bagaimana ALLAH mengarahkan saya kepada pemberi pinjaman sejati yang benar-benar mengubah hidup saya dari kemiskinan menjadi wanita kaya dan sekarang saya memiliki hidup yang sehat tanpa stres dan kesulitan keuangan,

Setelah berbulan-bulan mencoba mendapatkan pinjaman di internet dan saya ditipu 32 juta, dari dua pemberi pinjaman yang berbeda. Saya melamar karena saya membutuhkan pinjaman untuk meningkatkan bisnis saya. Saya menjadi sangat putus asa untuk mendapatkan pinjaman dari pemberi pinjaman online yang sah dan itu tidak akan merugikan saya, jadi saya memutuskan untuk meminta nasihat dari teman saya. tentang cara melakukannya, mendapatkan pinjaman online, kami membicarakannya dan dia mengarahkan saya ke seorang wanita bernama Nyonya Helen Wilson.

Saya mengajukan pinjaman (Rp780 juta) dengan suku bunga rendah 2%, sekitar beberapa menit kemudian, saya mendapat tanggapan darinya dan mulai. Pinjaman tersebut disetujui tanpa tekanan dan semua persiapan darinya dilakukan dengan transfer kredit, karena tidak memerlukan agunan untuk transfer tersebut. Dalam peminjaman, saya hanya diberitahu untuk mendapatkan sertifikat perjanjian lisensi mereka untuk mentransfer kredit saya dan dalam waktu kurang dari 4 jam uang itu disimpan ke rekening bank saya.

Saya pikir itu mimpi sampai saya mendapat notifikasi dari bank saya bahwa rekening saya telah dikreditkan dengan jumlah Rp 780 juta. Saya sangat senang akhirnya ALLAH menjawab doa saya dengan menginstruksikan pemberi pinjaman saya dengan kredit nyata, yang dapat memberikan keinginan hati saya.

Terima kasih banyak kepada Helen Wilson karena membuat hidup saya adil. Saya menyarankan siapa pun yang tertarik untuk mendapatkan pinjaman online untuk berhati-hati terhadap penipu pinjaman karena ada banyak di internet. Jika ada yang membutuhkan pinjaman, hubungi Nyonya Helen Wilson melalui E-mail (helenwilson719@gmail.com) ATAU melalui whatsApp: WA: +1-585-326-2165. untuk informasi lebih lanjut tentang cara mendapatkan pinjaman Anda,

E-mail (helenwilson719@gmail.com) ATAU WhatsApp: +1-585-326-2165


Terima kasih banyak telah meluangkan waktu Anda untuk membaca Kesaksian saya dan saya harap ini memandu Anda ke arah yang lebih baik jika Anda mencari pinjaman online dan saya berdoa semoga Tuhan akan melakukan kehendak-Nya dalam hidup Anda. Nama saya Sri Heryani Anda dapat menghubungi saya untuk referensi lebih lanjut melalui email saya: (sriheryani095@gmail.com)
Terima kasih untuk kalian semua.

Agus Santoso berkata...

Salam untuk kalian semua. Nama saya Agus Santoso, saya ingin menggunakan media ini untuk mengingatkan para pencari pinjaman agar berhati-hati, karena banyak sekali penipuan di mana-mana, mereka akan mengirimkan dokumen perjanjian palsu kepada Anda dan berjanji ini dan itu, para penganggur, saya sarankan Anda semua memiliki untuk berhati-hati

Beberapa bulan yang lalu, saya mengalami kesulitan keuangan dan sangat membutuhkan pinjaman untuk mendapatkan kembali bisnis saya, saya mengajukan pinjaman 250 juta. Saya tertipu oleh beberapa pemberi pinjaman online. Saya mengalami lebih banyak kesulitan keuangan karena saya meminjam untuk membayar sebagian biaya setelah menghabiskan dana saya. Saya hampir kehilangan harapan sampai ALLAH menggunakan teman saya untuk merujuk saya ke pemberi pinjaman yang sangat andal bernama Helen Wilson, seorang ibu yang luar biasa, yang meminjamkan saya pinjaman 250 juta tanpa jaminan dalam waktu 24 jam tanpa tekanan pada tingkat bunga 2%.

Saya terkejut ketika saya memeriksa saldo rekening bank saya dan menemukan bahwa jumlah yang saya ajukan telah dicairkan langsung ke rekening bank saya tanpa penundaan.

Karena saya berjanji akan membagikan kabar baik agar masyarakat bisa mendapatkan pinjaman dengan mudah tanpa stres. Jadi jika Anda membutuhkan pinjaman, silakan hubungi ibu yang baik melalui email: helenwilson719@gmail.com

dan dengan rahmat Allah dia tidak akan mengecewakan. jika Anda mematuhi perintah-perintahnya.

Anda juga dapat menghubungi saya di email saya: agsantoso576@gmail.com
dan teman saya yang memperkenalkan saya dan bercerita tentang Bu Helen Wilson, dia juga mendapat pinjaman baru dari Bu Helen Wilson, Anda juga dapat menghubungi dia melalui email: (wahyusaptohandoko256@gmail.com) sekarang,

Yang akan saya lakukan adalah berusaha memenuhi pembayaran pinjaman bulanan saya. Anda masih bisa mengobrol, ibu yang baik, Nomor WhatsApp; +1-585-326-2165

mohon bijak dan semoga Allah membimbing kita semua

Nama saya Agus Santoso
Pinjaman saya 250 juta
KEUANGAN WEMA
email: helenwilson719@gmail.com
WA: +1-585-326-2165

Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh

Yeyes Ristintares berkata...

Salam kepada semua warga negara Indonesia, nama saya Yeyes Ristintares tolong, saya ingin membagikan kesaksian hidup saya di sini di platform ini agar semua warga negara Indonesia berhati-hati dengan pemberi pinjaman di internet, Allah benar-benar mendukung saya melalui kebaikan Ibu Ny. Helen Wilson. Setelah beberapa periode mencoba untuk mendapatkan pinjaman dari lembaga keuangan, dan ditolak, jadi saya memutuskan untuk mendaftar melalui pinjaman online tetapi saya ditipu dan saya kehilangan lebih dari 32 juta Rupiah dengan pemberi pinjaman yang berbeda setelah membayar beberapa biaya dan tidak mendapatkan pinjaman. Saya menjadi sangat putus asa dalam mendapatkan pinjaman, jadi saya berdiskusi dengan seorang teman saya yang kemudian memperkenalkan saya kepada Ny. Helen Wilson, pemberi pinjaman di perusahaan, jadi teman saya meminta saya untuk melamar dari ibu Helen, jadi saya memanggil keberanian dan menghubungi Ibu Helen.

Saya mengajukan pinjaman 900 juta dengan tingkat bunga 2%, sehingga pinjaman itu disetujui tanpa tekanan dan semua pengaturan dibuat pada transfer kredit, karena fakta bahwa itu tidak memerlukan jaminan dan jaminan untuk pinjaman transfer saya hanya diberitahu untuk mendapatkan sertifikat perjanjian lisensi aplikasi mereka untuk mentransfer kredit saya dan dalam waktu kurang dari 48 jam uang pinjaman telah disetorkan ke rekening bank saya.

Saya pikir itu lelucon sampai saya menerima telepon dari bank saya bahwa akun saya dikreditkan dengan jumlah 900 juta. Saya sangat senang bahwa Allah akhirnya menjawab doa saya dengan memesan pinjaman saya dengan pinjaman asli saya, yang memberi saya keinginan hati saya. mereka juga memiliki tim ahli yang akan memberi tahu Anda tentang jenis bisnis yang ingin Anda investasikan dan cara menginvestasikan uang Anda, sehingga Anda tidak akan pernah bangkrut lagi dalam hidup Anda. Semoga ALLAH memberkati Ny. Helen Wilson untuk membuat hidup saya mudah, jadi saya menyarankan siapa pun yang tertarik mendapatkan pinjaman untuk menghubungi Ny. Helen melalui email: (helenwilson719@gmail.com) untuk Anda pinjaman

Ada perusahaan palsu lain yang menggunakan kesaksian saya secara online untuk mencapai keinginan egois mereka, saya satu-satunya dengan kesaksian yang benar ini, harap berhati-hati terhadap orang-orang ini. Akhirnya saya ingin berterima kasih kepada Anda semua karena telah meluangkan waktu untuk membaca kesaksian sejati hidup saya tentang kesuksesan saya dan saya berdoa Allah akan melakukan kehendak-Nya dalam hidup Anda. Sekali lagi nama saya Yeyes Ristintares, Anda dapat menghubungi saya untuk informasi lebih lanjut melalui email saya: yristintares@gmail.com

«Lebih lama ‹Lebih lama   201 – 203 daripada 203   Terbaru› Baru»